Rabu, 5 oktober 2016
Sedari malam saya sudah merencanakan untuk nemulai usaha, sebenarnya untuk memulai usaha ini sudah di fikirkan dari beberapa bulan bahkan tahun lalu, tapi ketika selasa, 4 oktober 2016 di hari sebelumnya, saya dan kedua teman dari jonggol cendekia bertemu dengan elit yang sedang melakukan pergerakan untuk pemekaran wilayah bogor timur ( untuk cerita jonggol cendekia nanti saya ceritakan ) sepulang saya ngobrol dengan elit tersebut, kami menyempatkan untuk mengunjungi toko buku yang ada di sana, ada diskon dan bazar buku, sampai di sana, saya langsung ke arah tumpukan buku, dan buku kiri yang saya jumpai ternyata, ada beberapa buku menarik tentang gerakan kiri dan pemikiran, ini bukan inti cerita.
Lama berkeliling saya melihat tumpukan buku keluaran baru dan best seller, ada buku yang langsung di tuju mata saya, sebuah buku motivasi judulnya "YAKIN SELAMANYA MAU DI POJOKAN?! " karya Monica Anggen.
Mata saya langsung tertuju kesana, dengan judul yang unik saya tau itu buku motivasi, saya mau beli, uang saya bukan buat beli buku, tapi buat beli nasi hehe, saya liat cover buku itu, saya balik ada beberapa tag line dari isi buku tersebut, saya cermati saya baca dalam, saya berharap ada orang yang ngasih buku itu kesaya, tapi siapa..haha
Buku itu sepertinya mengajak saya untuk ayooooo, come on, lakukan sekarang atau tidak sama sekali, balik kerja, jadi kacung bangsa lain, tak manfaat untuk ummat.
Kira - kira itu yang ingin di sampaikan si buku tersebut, saya terlalu berlebihan sepertinya..wkwk
Dan malam itu saya berfikir, merenung, sampai tak bisa tidur ( karna jam tidur sudah berubah, bukan karna berfikir ) hehe, Saya ambil kertas saya ambil pulpen, saya tulis apa yang harus saya kerjakan besok.
Ada beberapa pekerjaan yang saya hasilkan Malam itu, balance antara urusan pribadi dan ummat, urusan dunia dan surga..semoga berkah.
Hari ini dengan sedikit kesiangan , saya bergegas mandi, lalu pergi, dan saat saya menulis ini saya sedang di bus ke pasar tanah abang, untuk langkah awal memulai apa yang saya fikirkan sedari dulu..
Setelah sepulang dari pasar, saya janji bertemu dengan bapak haji dan tokoh masyarakat di satu kampung, insyaallah urusan surga..aamiin
Maaf saya bukan seorang penulis baik, saya hanya berbagi catatan perjalanan saya.
Terimakasih telah membaca.
Semoga tidak terjadi apa apa kepada pembaca setelah membaca..hehe
Saya dan segerombol bapak ibu bau ketek.